Polair Polres Karimun Amankan Kayu Ilegal di Pantai Sawang

Polair Polres Karimun Amankan Kayu Ilegal di Pantai Sawang

MARITIMNEWS.ID, KARIMUN — Polair Polres Karimun berhasil mengamankan 10 ton kayu ilegal olahan asal Selat Panjang beserta Satu unit alat pengangkut pompong tanpa nama, pada Kamis 14 Mei 2020 di perairan Layang Sawang, Kecamatan Kundur Barat (Kuba), Kabupaten Karimun.

Kasat Polair Polres Karimun, Iptu.Binsar Samosir.SH.MH mengatakan, adapun kronologis kejadian tersebut, terjadi pada tanggal 14 Mei 2020, sekira pukul 18.30 Wib, ia bersama Kanit Gakkum Polair Polres Karimun, Bripka Agus JA, mendapat informasi bahwa ada Satu unit kapal Pompong tanpa nama bermuatan 10 ton kayu olahan ilegal sedang menuju perairan layang Sawang, Kecamatan Kundur Barat.

Kayu yang di amankan Polair Polres Karimun

Untuk menindaklanjuti informasi tersebut, pihaknya langsung melaksanakan patroli menggunakan kapal  KP XXX-1 33-2001.

“Setelah sampai di perairan layang Sawang, Kecamatan Kundur Barat (Kuba), kami mendapatkan kayu yang diduga ilegal berasal dari desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Meranti, dengan jumlah lebih kurang 10 ton kayu jenis meranti olahan yang di bawa menuju pantai Sawang, Kecamatan Kundur Barat dengan cara dirakit di dalam air, lalu kayu ditunda ke darat  menggunakan Kapal pompong tanpa nama,”kata Kasat Polair Polres Karimun, Selasa (19/5) melalui pesan Whatsapnya.

Dijelaskan Binsar, pada saat kapal patoli Polair KP XXX-1 33-2001 sampai di pantai Sawang, pihaknya tidak sempat bertemu dengan kapal pompong yang digunakan untuk menarik kayu tersebut, hanya menjumpai satu orang saksi Sukemi alias Emi sebagai pekerja pengangkut kayu ke darat.

“Dari hasil interogasi yang kita lakukan terhadap Suhemi alias Emi, mengaku kayu tersebut adalah pesanan Atan J, warga Sawang Kecamatan Kundur Barat, yang diantar Jas menggunakan kapal pompong dari desa Tanjung Sari Selat Panjang Kabupaten Meranti, Riau,”jelasnya.

BACA JUGA:  Warga Negara Cina Jadi Tersangka, Polda Kepri Lapor Kemenlu

Guna pemeriksaan dan pengembangan perkara lebih lanjut, barang bukti bersama saksi langsung dibawa ke Pos Polair Polres Karimun Kolong, Sungai Lakam barat.

“Adapun barang bukti yang berhasil kita amankan, kayu hasil hutan yang telah diolah lebih kurang 10 ton, Satu unit kapal motor jenis pompong GT 3 warna biru merah,”pungkasnya.

(Maszan)

Mari berbagi di Media Sosial:

Redaksi MARITIMNEWS.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *