POLDA KALTARA NILAI “#2019 GANTI PRESIDEN” TIDAK TEPAT

BulunganHashtag #2019 Ganti Presiden yang marak digaungkan oleh sekolompok masyarakat khusunya yang kelompok yang tidak pro dengan pemerintahan Joko Widodo dianggap kurang tepat.
Hal itu disampaikan oleh Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Dirbinmas Polda Kaltara Kombes Pol Muhammad Yamin bahwa gerakan tersebut tidak tepat apalagi sasaranya kepada pemimpin negara.
Dia menjelaskan gerakan tersebut tidak menggunakan bahasa yang baik serta timbul mengkritik pemerintah. Kemudian gerakan tersebut kata dia adalah bentuk gerakan yang banyak disalah artikan sebagian masyarakat.
“Sebetulanya jangan ganti presiden ganti nama orang aja, kalau ganti presiden itu kan sistem, Paling diingatin karena masyrakat kan belum mengerti bahwa ganti presiden itu ganti adalah ganti sistem. ” ujarnya kepada awak media, Senin (17/9).
saat ditanya apakah gerakan tagar 2019 ganti presdien sudah masuk di Kaltara? Pria berpangkat tiga bunga ini mengaku sudah ada tetapi belum banyak seperti yang terdapat didaerah-daerah lain. Bahkan gerakan-gerakan sampai sekarang belum ada yang muncul di Bumi Benuanta sebutan lain Kaltara.
“Alhamdulillah walaupun ada ya pendukung-pendukung aja, kalau masalah atribut, yang polisi itu menegakkan hukum itu kita imbangi dengan situasi yang sejuk kalau cuman satu dua, ya kita ingatin ajalah kita, harusnya ganti naa orangnya itu,” terangnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa tahapan kampanye baik calon legislatif maupun calon presiden masih lama. Sehingga gerakan-gerakan seperti itu yang bersifat kampanye sudah termasuk pelanggaran ”Tapi kan sekarag belum waktunya kampanye, sehingga yang sudah melakukan seperti itu merupakan pelanggaran lah,” jelasnya (a2s)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *