KALTARA 100% FIBER OPTIC BROADBAND MODERN

Kantor Telkom Kaltara di Tarakan

Tarakan-Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Irianto Lambrie bersama Komisaris Utama PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Hendri Saparini dan Direktur Network and IT Solution Telkom, Zulhelfl Abidin meresmikan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai Provinsi Broadband Modern di Tarakan, Kamis (30/8).

“Seluruh wilayah di Provinsi Kalimantan Utara saat ini telah dilayani dengan kabel fiber optic, terutama di wilayah Tarakan, Bulungan, termasuk Pulau Bunyu, ibu kota Kabupaten Nunukan dan Pulau Sebatik, ibu kota Kabupaten Tana Tidung dan ibu kota kabupaten Malinau,” ujar Zulhelfi Abidin. Dengan infrastrktur fiber optic tersebut, masyarakat di Kalimantan Utara dapat menikmati akses internet dengan bandwidth hingga 100 Mbps.

Gubernur beserta Direksi PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Pada kesempatan yang sama, Telkom juga meresmikan beroperasinya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menghubungkan Tarakan dengan BalikpapanDengan adanya SKKL sepanjang 1.000 km tersebut, maka jalur backbone network yang mencatu Kalimantan Utara meningkat dari kapasitas 2 x 10 Gbps menjadi 10 x 10 Gbps dan masih dapat terus ditingkatkan kapasitasnya.

Selanjutnya, Telkom akan menggelar SKKL MATANUSA (Nlakajang, Tawau, Nunukan dan Sangata) untuk meningkatkan kualitas layanan internet bagi masyarakat Kalimantan Utara. Telkom juga saat ini sedang menggelar Proyek IKK yang menghubungkan Tanjung Selor, KTT dan Malinau sepanjang 228 km dan diestimasikan selesai akhir tahun 2018.

“Telkom menyadari, bahwa pertumbuhan sektor telekomunikasi akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi, dan untuk itu Telkom turut membangun telekomunikasi di Wilayah Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Indonesia,” jelas Zulhelfi Abidin.

Peresmian Tarakan Broadband Modern merupakan bagian dari road map plan modernisasi akses internet di seluruh wilayah Kalimantan yang direncanakan selesai pada akhir 2018. Menurut Zulhelfl, Telkom berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan internet yang terus meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas bandwidth yang dibutuhkan, serta memenuhi kebutuhan pemerintah provinsi untuk dapat mencapai mimpinya menjadikan Kalimantarn Utara Sebagai provinsi yang terdepan melalui pembangunan smart city dan e-govermnent di Kalimantan Utara (HAT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *